Lompat ke konten utama
Anak ShalehTOUR & TRAVEL

Tanya Jawab

Pertanyaan yang paling sering diajukan calon jamaah. Belum terjawab? Silakan hubungi kami.

Legalitas

Apakah Anak Shaleh Tour berizin resmi?

Ya. Kami menyelenggarakan perjalanan ibadah umrah dengan izin PPIU dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Nomor SK tercantum di bagian bawah setiap halaman situs ini dan dapat Anda periksa langsung melalui laman resmi Kemenag.

Pembayaran

Berapa uang muka untuk mengunci kursi?

Uang muka mulai dari Rp 5.000.000 per jamaah untuk program umrah. Setelah uang muka diterima dan diverifikasi, kursi Anda terkunci pada tanggal keberangkatan yang dipilih.

Apakah bisa dicicil?

Bisa. Setelah uang muka, sisa biaya dapat diangsur sampai batas pelunasan, yaitu 30 hari sebelum keberangkatan. Jadwal angsuran akan kami susun bersama Anda saat pendaftaran.

Bagaimana kalau saya batal berangkat?

Ketentuan pembatalan mengikuti perjanjian pendaftaran. Biaya yang telah dikeluarkan untuk tiket, visa, dan pemesanan hotel umumnya tidak dapat dikembalikan. Semakin dekat ke tanggal keberangkatan, semakin besar biaya yang tidak dapat ditarik kembali.

Dokumen

Dokumen apa saja yang harus disiapkan?

Untuk umrah: KTP, Kartu Keluarga, paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan dan nama tiga suku kata, pas foto berlatar putih, serta kartu vaksin meningitis. Untuk haji, ada tambahan buku nikah dan akta kelahiran.

Paspor saya hanya dua suku kata, bagaimana?

Pemerintah Arab Saudi mensyaratkan nama tiga suku kata pada paspor. Bila nama Anda kurang, paspor perlu diperbarui dengan penambahan nama ayah atau kakek. Tim kami akan memandu prosesnya.

Keberangkatan

Apakah jamaah perempuan wajib didampingi mahram?

Ketentuan mahram mengikuti aturan terbaru Kerajaan Arab Saudi yang dapat berubah sewaktu-waktu. Saat ini jamaah perempuan usia tertentu dapat berangkat dalam rombongan resmi. Silakan konsultasikan kondisi Anda dengan tim kami.

Haji

Apa bedanya haji khusus dan haji furoda?

Haji khusus memakai kuota resmi Kementerian Agama sehingga tetap ada antrean, namun jauh lebih singkat daripada haji reguler. Haji furoda memakai visa mujamalah — undangan resmi Kerajaan Arab Saudi di luar kuota nasional — sehingga dapat berangkat tahun berjalan, dengan jumlah yang sangat terbatas.

Konsultasi lewat WhatsApp